Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli Soal Kasus Lambang Palu Arit

Depoliticanews – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya,
meminta keterangan saksi ahli dari Bank Indonesia (BI), terkait laporan
kasus lambang paru arit di mata uang rupiah dengan terlapor Imam Besar
Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

“Hari ini, Krimsus Polda Metro meminta keterangan ahli dari BI terkait
dengan laporan tentang adanya dugaan lambang palu arit di mata uang
Indonesia,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya
Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (17/1).

Dikatakannya, saksi ahli yang diperiksa penyidik adalah Direktur Percetakan
BI Desimus, didampingi enam orang stafnya.

“Kita tanyai berkaitan dengan rectoverso yaitu pengaman uang Indonesia.
Kita mintai keterangan apakah benar dugaan itu (ada lambang palu arit),”
ungkapnya.
Ia menyampaikan, penyidik juga sudah memeriksa pelapor dari Solidaritas
Merah Putih, dan rencananya akan memeriksa saksi lainnya.

“Pelapor sudah, dan kita akan memeriksa saksi lain. Kita tunggu hasil
penyelidikan nanti,” katanya.

Ihwal kapan akan memeriksa Rizieq, Argo menegaskan, secepatnya dipanggil.
“Secepatnya. Minggu depan akan kita periksa. Saya kan harus lihat dulu
surat panggilannya jadi belum bisa memastikan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Komisaris Besar Polisi
Wahyu Hadiningrat mengatakan, pemeriksaan saksi ahli untuk memperjelas
apakah logo itu merupakan palu arit atau bukan.

“Ini terkait ujaran yang di mata uang, di mana logonya itu disebut (Rizieq)
bahwa itu adalah gambar palu arit. BI akan menjelaskan apakah logo itu
merupakan gambar palu arit atau bukan kepada penyidik. Sehingga itu menjadi
dasar kesaksian ahli,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, selain saksi ahli dari BI, penyidik juga meminta
keterangan saksi ahli pidana dan ITE.

“(Pemeriksaan Rizieq?) Nanti kita lihat. Kan belum sampai sana. Setelah
ahli baru kita evaluasi, kita gelar dulu, kemudian bagaimana
peningkatannya,” tandasnya. (Amr)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *