Polisi Temukan Dugaan Korupsi Reklamasi Pantai Jakarta

Depoliticanews – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro
Jaya, menemukan dugaan korupsi terkait proyek reklamasi pantai Jakarta.
Kasusnya, telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kemarin setelah gelar perkara, ternyata itu merupakan tindak pidana. Kita
naikan jadi penyidikan ya. Jadi saat ini yang dikenakan masalah dugaan
korupsi. Pasal 2 dan 3 korupsi (Undang-undang Tipikor),” ujar Kepala Bidang
Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo
Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/11).

Dikatakan, penyidik masih menelusuri siapa pelaku kasus dugaan korupsi yang
terindikasi merugikan negara itu.

“Kami masih cari pelaku siapa yang lakukan. Tentunya membutuhkan
pemeriksaan lebih lanjut tentang apakah ada kerugian negara atau tidak,
apakah pelaksanaan lelang NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) itu sesuai aturan
atau tidak,” ungkapnya.

Menyoal apa bukti-bukti yang dikantongi penyidik terkait adanya dugaan
korupsi di proyek reklamasi, Argo enggan menjelaskan secara detail.

“Ya ada dari keterangan saksi sama keterangan alat bukti. Kami kumpulkan
alat-alat bukti yang digunakan, setelah penyelidikan ditemukan pidana kami
naikan (ke penyidikan) ya,” katanya.

Argo belum bisa menyampaikan, dugaan korupsi itu berada di pulau mana.
Intinya, penyidikan sedang berjalan untuk mengungkap kasus itu.

“Ya nanti, ini kan sedang berjalan apakah berkitan dengan lelang. Kan ini
baru mulai penyidikan kita dalami. Kemarin kita minta informasi dan
data-data yang ada, sekarang sudah naik penyidikan. Kita akan minta
keterangan orang-orang yang terlibat nanti arahnya akan terlihat ke pulau
D, C atau yang lain,” jelasnya.

Menurutnya, penyidik akan memanggil semua saksi yang berhubungan dengan
proyek reklamasi. “Yang terkait semua kami panggil,” tandasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *