PSSI Akan Gunakan Sistem Online

Depoliticanews – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus
mengedepankan sistem online demi transparansi. Sistem online ini akan
diaplikasikan pada alih status pemain terutama yang berlaga di kompetisi
tertinggi di Tanah Air yaitu Liga 1 maupun Liga 2.

Sekjen PSSI Ratu Tisha dalam keterangan tertulis yang diterima
depoliticanews, Selasa (18/7), mengatakan penggunaan sistem online ini
sasarannya adalah mengedepankan transparansi serta efisiensi kerja dalam
organisasi.

“Desain besar dari sistem ini tidak lari dari FIFA standar untuk
implementasi teknologi yang kemudian telah PSSI tailor made dengan
kebutuhan Indonesia. Infrastruktur berbasis teknologi ini dikedepankan
untuk menghadapi tantangan akan transparansi dalam pengelolaan sepak bola
profesional,” katanya.

Sistem alih status secara online diprediksi bakal mempermudah perpindahan
pemain dari klub satu ke klub lainnya. Tidak hanya berbicara mengenai
kontrak pemain dengan klub, akan tetap juga berbicara mengenai proses alih
status yang terdata di PSSI.

Proses alih status itu sendiri dapat terjadi dari amatir ke profesional
maupun sebaliknya, sesuai dengan keikutsertaan klub di kompetisi terkait.
Dengan traffic yang padat, maka PSSI berinisiatif untuk membangun sistem
online, agar proses kerja alih status dapat berjalan dengan efisien dan
akuntabel.

“Sistem online alih status pemain akan mempermudah anggota PSSI, klub dan
asosiasi provinsi dalam menjalankan prosedur alih status. Dilain pihak,
PSSI dapat bekerja lebih cepat untuk melakukan proses monitoring dan
validasi, melalui fitur rekam data. Inovasi ini diharapkan dapat menjawab
tantangan ke depan sebagai organisasi yang akuntabel dan transparan,” kata
Tisha.

Terobosan yang dilakukan oleh PSSI terkait alih status pemain online
ternyata sudah aktif sejak 16 Juli. Sistem ini akan langsung digunakan
untuk pendaftaran pemain yang berlaga di Liga 1. Proses sendiri berlangsung
31 Juli hingga 18 Agustus.

Tidak hanya untuk Liga 1. Sistem ini juga digunakan pada Liga 2. Sesuai
dengan jadwal proses ini berlangsung mulai 16 Juli hingga 5 Agustus.

Masalah status pemain memang sangat penting dan hal ini menjadi tanggung
jawa PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia. Sebenarnya tidak
hanya untuk liga profesional (Liga 1 dan 2), namun juga untuk kompetisi
amatir yaitu Liga 3 dan kelompok umur. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *