PWPM Jatim Dukung Dahnil Laporkan JPU Ahok

Depoliticanews – Tekad Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar
Simanjuntak melaporkan JPU (Jaksa Penuntut Umum) ke Komisi Kejaksaan, Rabu
(26/4) karena tuntutannya kelewat ringan terhadap Ahok, mendapat dukungan
PWPM Jawa Timur.

“Langkah tepat. PW Pemuda Muhammadiyah Jatim sepakat dan mendukung penuh,
siap pasang badan terhadap langkah Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil
Azhar, untuk melaporkan JPU Kasus Ahok ke Komisi Kejaksaan. Di samping itu,
perlu ada desakan pencopotan Jaksa Agung oleh Presiden Jokowi dalam kasus
ini,” demikian disampaikan Sholihul Huda, Wakil Ketua Bidang Dakwah &
Pemikiran Islam PW Pemuda Muhammadiyah Jatim, Senin (24/4).

Menurut Ketua Pusat Studi KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surabaya
ini, tuntutan jaksa 1 tahun penjara dan 2 tahun masa percobaan untuk Ahok,
adalah kejanggalan yang luar biasa.

“Selain kejanggalan ada pelanggaran secara hukum jika merujuk SEMA MA
(Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 11/1964, yang isinya menginstruksikan
kepada Ketua Pengadilan Negeri agar orang yang terlibat penodaan agama
dikasih hukuman sangat berat red.). Tuntutan jaksa itu terkesan main-main
dan mencederai rasa keadilan dan kebathinan umat Islam Indonesia,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Sholihul Huda, pemerintah harus tegas, jangan biarkan
kondisi ini berlarut-larut. “Kalau sampai ketidakadilan ini dibiarkan,
proses hukum yang terkesan main-main ini tidak diseriusi, dikhawatirkan
bisa mendorong umat membuat hukum sendiri, pengadilan rakyat. Ini jangan
sampai terjadi. Karenanya, kepada para penegak hukum perhatikan rasa
keadilan masyarakat dan umat Islam,” tambanya.

Seperti diketahui, Rabu (26/4) Dahnil Anzar akan melaporkan JPU ke Komisi
Kejaksaan. Menurut Dahnil tuntutan jaksa itu sudah mengkhianati diri
sendiri karena banyak ‘miss’ antara apa yang disampaikan saksi yang
dihadirkan oleh jaksa dengan tuntutannya sendiri.

“Oleh sebab itu kami akan melaporkan JPU ke Komisi Kejaksaan, sekaligus
mendesak Presiden Jokowi mencopot Jaksa Agung,” katanya usai apel akbar
Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) se-Bantul, Minggu
(23/4). (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *