Sandiaga Minta Suket Untuk Pencoblosan Dibatalkan

Depoliticanews – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga
Uno meminta surat keterangan (suket) untuk melakukan pencoblosan dibatalkan.

Suket merupakan surat pengganti bagi warga dalam daftar pemilih tetap (DPT)
yang telah melakukan perekaman e-KTP, tetapi belum mendapatkan e-KTP. Suket
digunakan sebagai syarat untuk melakukan pencoblosan.

“Semua pihak agar berkomitmen dalam menghadirkan proses pilkada yang jujur
dan berintegritas,” kata Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin
(6/2).

Sandiaga bahkan meminta agar persoalan surat keterangan yang menjadi
polemik untuk segera dibatalkan.

“Suket itu bermasalah, kita harus mengambil posisi yang tegas saja, bahwa
suket itu dibatalkan saja,” kata Sandiaga.

Menurutnya, warga tidak mau kehilangan hal pilihnya dan juga tidak mau ada
kecurangan dalam pilkada.
“Untuk menghadirkan pilgub yang jujur dan berkualitas semua pihak harus
berkomitmen. Saya harapkan ada sebuah proses yang transparan,” kata
Sandiaga.

Pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang diusung oleh
Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 3.
Selain itu, nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
(Agus-Sylvi) dan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat
(Ahok-Djarot). (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *