Setnov: Debat Kandidat Jadi Referensi Pemilih

Depoliticanews – Debat terbuka terakhir pasangan calon (Paslon) gubernur
dan wakil gubernur DKI Jakarta, Jumat (27/1) malam berlangsung sangat baik.
Melalui debat ini, para paslon gubernur dan wakil gubernur dapat
menyampaikan visi, misi dan program kerjanya, serta dapat mengkritisi
sekaligus memperbaiki atau memberi masukan terhadap program kerja kandidat
lain yang dirasa belum baik.

“Seluruh pemikiran paslon gubernur dan wakil gubernur ini, tentunya akan
menjadi catatan dan dapat menjadi referensi bagi warga Jakarta untuk
memilih calon pemimpinnya yang terbaik,” kata Ketua DPR RI Setya Novanto
pada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/1).

Dua debat terbuka yang selalu disertai para panelis independen,
professional, berkualitas dan mumpuni di bidangnya masing-masing kata Ketua
Umum Golkar itu, tentunya akan membuat seluruh paslon gubernur dan wakil
gubernur DKI Jakarta, mengeluarkan dan menyuguhkan seluruh ide, gagasan dan
pemikiran yang utuh, demi ibukota dan warga masyarakat Jakarta.

Karena itu lanjut Novanto, melalui debat itu diharapkan mampu menjelaskan
sekaligus mengklarifikasi berbagai persepsi yang mungkin kurang atau belum
dipahami publik selama ini. Selain itu Terlebih dari itu, juga bisa
menjernihkan berbagai kesimpang-siuran tentang figur dan pemikirannya
selama ini.

Apalagi, Jakarta adalah Ibukota negara yang sejatinya menjadi contoh
bagaimana kehidupan masyarakat dengan segala dinamikanya dengan baik sesuai
dengan prinsip-prinsip dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Debat Pilkada DKI Jakarta memang sangat menarik untuk disimak, serta
menjadi tontonan yang mencerdaskan, meneguhkan nilai-nilai demokrasi dan
menyajikan harapan-harapan sesungguhnya yang diinginkan oleh warga
khususnya warga Jakarta, karena mereka yang menjadi penentu siapa pemimpin
Jakarta 2017-2022 mendatang,” tambahnya.

Dengan demikian kata Novanto, kita semua berharap tradisi yang baik ini
terus dilakukan, perbedaan ide, gagasan serta cara pandang, dapat
diselesaikan melalui debat yang bermartabat.

Calon-calon pemimpin adalah mereka yang sesungguhnya telah memiliki rencana
tentang ‘DKI Jakarta Masa Depan’. Berbagai program yang dikemas dalam visi
dan misi akan saling mengisi ruang pemikiran kita, hingga masyarakat
khususnya warga Jakarta, akan menentukan pasangan mana yang layak dan
sesuai dengan kehendak mereka.

“Jadi, saya mengapresiasi semua pihak, antara lain KPUD DKI Jakarta, Polda
Metro Jaya, media patners termasuk paslon gubernur dan wakil gubernur DKI
Jakarta beserta pendukung dan tim suksesnya, yang bekerja keras dalam
menyukseskan 2 debat ini. Semoga akan lahir pemimpin yang sesuai dengan
harapan rakyat. Debat adalah instrumen bagi masyarakat untuk menentukan
pasangan yang layak meraih kemenangan dalam kontestasi Demokrasi DKI
Jakarta,” harapnya.

Untuk itu Novanto yakin, masyarakat khususnya warga Jakarta akan
memanfaatkan masa minggu tenang jelang Pilkada DKI Jakarta, pasca 10
Februari 2017 mendatang untuk memikirkan sekaligus memantapkan hati serta
pilihan mereka, untuk calon pemimpin Jakarta 2017-20122. Dimana pada Jumat
(10/2/2017) sebagai debat ketiga dan terakhir ketiga paslon gubernur dan
wakil gubernur tersebut. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *