Sholeh Dorong Basuki Jadi Justice Collaborator

Depoliticanews – Pengacara Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur M Basuki, Sholeh,
akan mendorong kliennya menjadi justice collaborator. Hal ini dapat terjadi
jika Basuki mengaku menerima suap setoran triwulan dari kepala dinas
Pemprov Jatim.

“Saya akan omong, ‘You harus jadi justice collaborator, supaya tuntutan you
ringan. Kalau tidak, ya rugi dong. Buat apa Anda nikmati sendirian?’ Kan
begitu. Sehingga nanti level penyelesaiannya pada semua pihak, tangkap
mereka,” ujar Sholeh kepada depoliticanews, Kamis (8/6).

Namun Sholeh menegaskan ini terjadi apabila Basuki berubah sikap dengan
mengakui perbuatan yang disangkakan KPK. Sebab, Basuki saat ini mengaku
merasa dijebak.

“Makanya saya harus tanya ke Pak Basuki, dia masih meyakini tidak bersalah
atau tidak. Kalau meyakini tidak bersalah, kita harus memperjuangkan
terhadap tuduhan KPK yang tidak benar, dengan perlawanan gugatan
praperadilan atau tidak,” imbuh Sholeh.

Karena itu, Sholeh ingin memastikan perkembangan Basuki selama isolasi KPK.
Bila Basuki mengubah posisinya, Basuki disarankan bicara blak-blakan kepada
KPK.

“Dengan menjadi justice collaborator, tuntutan dia akan lebih ringan,
putusannya akan lebih ringan. Karena sekarang ini pada ketir-ketir
(khawatir) anggota DPRD yang lain. Takut semua kan, itu,” pungkasnya.

Dalam kasus suap setoran triwulan, KPK menetapkan enam orang tersangka.
Dari terduga pihak penerima adalah M Basuki (Ketua Komisi B DPRD Jatim),
Santoso (anggota staf DPRD Jatim), dan Rahman Agung (anggota staf DPRD
Jatim).

Sementara itu, pihak terduga pemberi adalah Bambang Heryanto (Kadis
Pertanian Jatim), Anang Basuki Rahmat (ajudan), dan Rohayati (Kadis
Peternakan Jatim).

Dalam OTT yang dilakukan KPK pada Senin (5/6), tim menyita barang bukti
uang sejumlah Rp 150 juta disita dari ruangan Komisi B DPRD Jatim.

Diduga uang tersebut merupakan pembayaran per triwulan terkait pelaksanaan
tugas pengawasan dan pemantauan DPRD tentang penggunaan anggaran di
Provinsi Jatim. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *