Suhandoyo Isyaratkan PDIP Dukung Khofifah ?

Depoliticanews – Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jatim sekaligus Ketua
Projo Jatim Suhandoyo mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bacawagub
Jatim ke kantor DPD PDIP Jatim, Jumat (7/7).

Ratusan kader BMI dan pengurus DPC PDIP dari 23 kabupaten/kota ikut
mendampingi anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut. Ada cerita menarik di
balik pengembalian formulir Suhandoyo. Apa itu?

Ketua Tim Relawan Suhandoyo, Erjik Bintoro di Posko BMI Jatim, Puri Taman
Asri Pagesangan Surabaya mengatakan, sedianya pengembalian formulir ke
kantor DPD PDIP Jatim dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Tapi keberangkatan
Suhandoyo menjadi terlambat, karena menunggu kiriman baju koko berwarna
merah dari Mensos Khofifah Indar Parawansa.

“Gara-gara baju kiriman dari Bu Khofifah itu, kami terlambat datang ke DPD
PDIP Jatim. Ada dua baju koko warna merah, satunya ukuran L1 dan satunya
ukuran L2. Ternyata saat dipakai Mas Suhandoyo yang cukup bajunya ukuran
L2. Mas Suhandoyo kan daftar cawagub, berarti pas L2 sesuai bajunya,” tutur
Erjik yang juga Sekretaris BMI Jatim ini, Minggu (9/7).

Suhandoyo menjelaskan, dirinya sangat bangga mengenakan baju koko merah
pemberian Khofifah. Visi misi Suhandoyo adalah membuat Jatim sebagai daerah
tujuan pariwisata, baik itu wisata alamnya dan wisata religi. Ini karena
Jatim banyak ditempati Walisongo.

Mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim ini menyerahkan sepenuhnya kepada
mekanisme partai. “Saya akan digandengkan siapapun nggak ada masalah. Saya
baik dengan Khofifah, Gus Ipul dan Pakde Karwo,” tuturnya.

Dia menyatakan Khofifah dimungkinkan direkom PDIP, meskipun tidak mendaftar
ke DPD PDIP Jatim. “Ini sama seperti Ahok di Pilkada DKI Jakarta. Ahok
tidak mendaftar. Tapi karena PDIP mementingkan kepentingan rakyat, Ahok
diusung. Kalau akhirnya kalah itu kan memang prosesnya,” pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *