Surabaya Raih Penghargaan Pemkot dengan Kinerja Terbaik

Depoliticanews – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapatkan penghargaan
sebagai salah satu pemerintah kota dengan kinerja terbaik. Kota Surabaya
menjadi salah satu dari beberapa pemerintah daerah di Indonesia yang
menerima penghargaan ini selama tiga tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik,
Hukum, dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Dr Wiranto mewakili Presiden RI Ir
Joko Widodo didampingi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada acara
peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXI di Alun-Alun Sidoarjo, Selasa
(25/4). Hadir dalam acara itu, para kepala daerah penerima penghargaan.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kepada wartawan mengatakan, Surabaya
menerima dua penghargaan yakni Para Samya Purna Karya Nugraha dan
penghargaan pengelolaan manajemen dengan elektronik.

“Jadi itu (Para Samya Purna Karya), kota (provinsi) harus tiga tahun
berturut turut memiliki kinerja baik. Sebetulnya tidak hanya Pemkot, tapi
juga teman teman DPRD serta bekerjasama dengan masyarakat. Kalau tanpa itu
tidak bisa,” ujar Risma.

Dirjen Otoda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono mengatakan,
peringatan Hari Otoda ke-XXI menjadi momentum tepat untuk mengevaluasi
pelaksanaan Otoda di daerah. Menurutnya, ada 542 pemerintah daerah yang
dilakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD)
berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Rinciannya
ada 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.

Evaluasi tersebut dilakukan secara terukur dengan melibatkan beberapa
Kementerian (Kemendagri, Kementerian PAN-RB, Kementerian Keuangan,
Kementrian Hukum dan HAM, Setneg, BAPPENAS, BKN, BPKP, BPS dan LAN)
terhadap provinsi, kabupaten dan kota untuk memotret kinerja
penyelenggaraan pemerintah daerah, terutama dari aspek manajemen
pemerintahan.

“Setelah melakukan evaluasi, ada tujuh pemerintah daerah dengan kinerja
terbaik nasional tiga tahun berturut-turut dan meraih penghargaan Parasamya
Purnakarya Nugraha. Selain itu juga diberikan penghargaan Satyalancana
Karyabhakti Praja Nugraha atas kinerja terbaik berdasarkan hasil evaluasi
kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tegas Sumarsono.

Dijelaskan pejabat alumnus UGM ini, ketujuh Pemda yang meraih penghargaan
ini selama tiga tahun berturut-turut bahkan lebih adalah Provinsi Jawa
Timur, Kota Surabaya, Kota Samarinda, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten
Lamongan, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Bantul.

Adapun Pemkot lainnya yang mendapatkan prestasi berkinerja tertinggi adalah
Makassar, Mojokerto, Gorontalo, Bandung, Depok, Banjar, Bontang dan
Sukabumi. Juga ada lima kota yang masuk nominasi.

Yakni Ambon, Semarang, Surakarta, Pare-Pare dan Kediri. Selain tingkat
kota, juga ada kabupaten berkinerja terbaik yang diraih oleh Kabupaten
Sidoarjo Karang Anyar, Kudus, Lamongan, Banyuwangi, Pinrang, Bantul,
Probolinggo, Kuningan dan Pati. Serta, lima kabupaten nominasi yakni
Bulukumba (Sulawesi Selatan), Malang, Sidenreng Rappang (Sulawesi Selatan),
Boyolali, dan Kulon Progo. Lalu untuk tingkat provinsi, untuk kinerja
terbaik di tingkat nasional diraih oleh Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat dan
Kalimantan Timur. Serta, tiga provinsi nominasi yakni DKI Jakarta, Jawa
Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

Menko Polhukam, Wiranto dalam sambutannya menyampaikan pemerintah daerah
memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik yang
prima untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan fokusnya adalah
pembangunan pada peningkatan kesejahteraan warga. Karenanya, Wiranto
mengaku sepakat dengan tema peringatan Hari Otoda XXI yakni “Dengan
semangat otonomi daerah kita tingkatkan kinerja pelayanan publik melalui
e-government”.

“Peringatan Hari Otoda ke-XXI ini menjadi momentum untuk mengevaluasi
pelaksanaan Otoda. Sebab, capaian daerah masih bervariasi. Ada yang sudah
tinggi, ada yang masih rendah,” jelas Wiranto. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *