Tantowi Heran Bom Meledak Setelah Rating Investasi Indonesia Naik

Depoliticanews – Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya menilai
aparat Kepolisian dan Badan Intelijen Negara (BIN) perlu lebih cermat dalam
menyelidiki penyebab teror bom yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta,
Rabu (24/5) malam.

Menurut Tantowi, yang merupakan mantan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan
Rakyat (DPR) membidangi isu pertahanan dan luar negeri, paling tidak ada
dua hal yang perlu dicermati.
“Pertama bom meledak menjelang lewatnya pawai obor dalam rangka menyambut
bulan suci Ramadan,” kata Tantowi dalam pesannya, Kamis (25/5).
Yang kedua, teror terjadi saat Standard and Poor’s (S&P) baru saja
menaikkan rating investasi Indonesia.

“Kenaikan rating sama dengan peningkatan akses kita untuk mendapatkan
pendanaan internasional,” kata Tantowi.

Baginya, ‎perlu penyelidikan yang cermat dari polisi dan BIN terkait
penyebab bom bunuh diri tersebut.‎

Rating investment grade atau layak investasi telah didapatkan Indonesia
dari tiga lembaga pemeringkat utama di dunia yakni Moodys, Fitch, dan
Standard and Poor’s (S&P).

Rating ini membuat dunia mengakui kinerja dan performa Indonesia sebagi
negara yang kuat dan mampu mempertahankan perekonomiannya tetap stabil di
tengah kondisi global yang tak menentu. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *