Tolak TKA Ilegal Cina, Ribuan Buruh Akan Demo Istana

Depoliticanews – Istana Negara akan kembali menjadi sasaran tempat
menyampaikan aspirasi. Senin (6/2) besok, ribuan buruh dan pekerja bakal
mengepung Istana.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said
Iqbal, selain di Jakarta, buruh dari berbagai kota lain juga akan melakukan
aksi yang sama. Dengan menggelar aksi damai di kantor gubernur, seperti di
Bandung, Surabaya, Semarang, Banda Aceh, Medan, Batam, Banjarmasin,
Gorontalo.

Buruh menuntut agar pemerintah segera memulangkan tenaga kerja asing (TKA)
ilegal asal Tiongkok atau Cina.

Said mengatakan, puluhan ribu buruh bakal mengepung Istana Negara karena
merasakan ancaman dari membanjirnya TKA ilegal Tiongkok. Padahal saat ini
banyak warga Indonesia yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saat ini daya beli buruh juga menurun akibat upah murah melalui PP
78/2015,” kata Said, Minggu (5/2).

Dia menjelaskan, upah buruh Indonesia yang sangat murah bukan tanpa alasan.
Karena upah buruh tahun 2017 ini hanya naik seharga satu buah kebab di
Eropa. Sedangkan TKA ilegal Tiongkok ada yang dibayar Rp 10 juta per bulan.
Selain itu, buruh juga menjerit karena melambungnya harga-harga, seperti
kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 900 VA, harga cabai, dan bahan bakar
minyak jenis Premium.

“Beban ini sangat dirasakan oleh jutaan buruh yang tidak dipedulikan
nasibnya oleh Pemerintah,” ujar Said.

Karena itu, dalam aksinya buruh akan menuntut penghapusan upah murah dan
pencabutan PP 78/2015, menolak kehadiran TKA tanpa keahlian, dan menolak
Revisi UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Buruh juga meminta agar
pemerintah segera menurunkan tarif listrik, BBM, gas 3 kilogram, cabai, dan
kebutuhan pokok lain. “Kami juga minta agar pemerintah menghapus sistem
outsourcing dan pemagangan,” ujarnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *